
Injil menekankan berulang kali bahwa Allah SWT bersifat kasih, “Allah adalah kasih” (Injil, I Yohanes 4:8). Ada ratusan ayat dalam Alkitab yang mendukung pernyataan ini. Kasih adalah intisari semua sifat Allah dan kata terbaik sebagai penyimpulan semua sifat Allah.
Ar-Rahman (Maha Pemurah) dan ar-Rahim (Maha Penyayang) adalah dua sifat dasar dari kasih Allah. Kedua sifat ini juga diucapkan masing-masing dua kali dalam Al-Fatihah. Orang Islam yang mengucapkan Al-Fatihah 17 kali sehari, akan diingatkan mengenai kasih Allah paling sedikit 68 kali (Ar-Rahman 2 kali 17 = 34 dan Ar-Rahim 2 x 17 = 34).
Injil Allah menekankan, sifat kasih Allah paling nyata terdapat pada pengorbanan Isa Al-Masih untuk menyelamatkan manusia.
“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang kita telah lakukan, tetapi karena rahmat-Nya . . . .” (Injil, Surat Titus 3:4-5).
Kita akan menerima kasih Allah, bila kita menerima keselamatan yang Allah sediakan bagi kita. Pada situs “Isa dan Al-Fatihah” ini disediakan “Doa untuk Keselamatan” yang mungkin Pembaca ingin menyelidiki! Dengan mengucapkan doa ini dengan tulus dan penuh iman, saudara akan menerima kasih Allah.
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.