default_mobilelogo

stressTidak seorangpun yang senang hidup dalam keragu-raguan mengenai hari esok. Seorang ibu yang tidak pasti mengenai kebutuhan lima anaknya di hari esok, pasti merasa khawatir dan gelisah.

Demikian juga dengan umat beragama. Ketidak pastian akan keselamatan di akhirat kerap membuat gelisah. Apa yang terjadi bila saya mati, apakah saya masuk sorga? Atau saya akan binasa di neraka? Cukupkah amal saya menghapus semua dosa-dosa saya? Mungkin Anda salah seorang yang setidaknya pernah memikirkan pertanyaan-pertanyaan ini. Hidup dalam “ketidak-pastian,” jelas tidak nyaman.

Petunjuk Jalan Lurus

Surah Al-Fatihah merupakan induk dari Al-Quran. Umat Muslim wajib mengucapkan surah ini berulang-ulang dalam sholatnya. Salah satu isi dari Surah ini berkata, “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6).

Ketidak-pastian akan keselamatan, mendorong umat beragama untuk selalu mencari dan bertanya kepada Allah. Jalan lurus mana yang dapat membawa mereka kepada keselamatan. Bila Anda mempunyai pertanyaan yang sama, silakan menghubungi staff kami untuk menemukan jawabannya!

Nabi Islam Memohon Kemurahan Allah

Nabi Islam juga pernah mengalami kegelisahan yang sama. Sebuah hadit meriwayatkan, “Aku mendengar Nabi dan memperhatikan dengan seksama sebelum kematiannya saat ia sedang berbaring dan punggungnya disangga. Ia berkata, “Ya Allah, ampunilah aku, dan berikanlah kemurahan-Mu kepadaku, dan ijinkahlah aku bertemu Yang Maha Tinggi.”

Hadist lain meriwayatkan, “Demi Allah, walaupun saya Rasul Allah, saya tidak tahu apa yang Allah akan berbuat dengan saya” (Hadits, 5:266).

Tentang keselamatannya, kelihatan Nabi Islam bergantung sepenuhnya pada kemurahan Allah. Di akhir hidupnya, ia merasa tidak nyaman karena tidak tahu bagaimana nasibnya di akhirat.

jalan lurusIsa Al-Masih Jalan Lurus

Kita patut memuji dan bersyukur kepada Allah. Karena Ia telah memberikan jaminan keselamatan bagi siapa saja yang berkenan. Dengan jaminan tersebut, Anda tidak perlu lagi merasa was-was dan khawatir.

Bagaimana cara mendapatkan jaminan itu? Isa bersabda, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, maka Anda sudah mempunyai “cap” sebagai warga Kerajaan Allah [sorga].

Apakah Anda ingin mempunyai “cap” itu? Staff kami dapat menolong Anda. Silakan menghubungi staff kami.

[Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Menurut saudara, mengapa umat beragama sering merasa was-was dan khawatir soal jaminan keselamatan sorgawi?
  2. Menurut saudara, mengapa Nabi Islam mengalami kegelisahan di akhir hidupnya soal keselamatan sorgawi?
  3. Mengapa hanya Isa Al-Masih yang pernah berkata bahwa Ia adalah Jalan Lurus?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# muslim 2017-04-12 11:18
~
Islam agama yang senantiasa mengajar umatnya berhati-hati dalam setiap tindakan. Dan senantiasa berdoa agar memohon pertolongan Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-04-13 17:16
~
Saudara Muslim,

Adalah baik bila agama mengajarkan umatnya berhati-hati dalam setiap tindakan. Dan senantiasa berdoa agar memohon pertolongan Tuhan. Namun apakah agama dapat menjamin keselamatan dan memberikan keselamatan kepada yang menganutnya?

Inilah peringatan dari Isa Al-Masih: "Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:39-40).

Di dalam Isa Al-MAsih kita dapat memperoleh hidup kekal!
~
Daniar
# Dee 2017-05-05 10:48
~
Saya setuju bahwa dikatakan menuju Allah melalui Nabi Isa, yang berarti kita harus mengikuti ajaran asli Isa, bukan ajaran orang lain. Namun yang mengajarkan bahwa Isa adalah penebus dosa adalah Paulus, orang yang tidak pernah bertemu Isa, bukan Isa. Dan yang memutuskan Isa Tuhan juga bukan Isa tetapi Konsili Nicea tahun 325 M
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-05-05 12:45
~
Saudara Dee,

Inilah penebusan yang diajarkan Isa Al-Masih: “Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).

Sdr pun kurang mengerti tujuan Konsili Nicea. Konsili Nicea tidak mengangkat/memu tuskan Isa Al-Masih menjadi Tuhan. Tetapi Allah sendiri yang menyatakan dalam Firman-Nya.

Pertanyaannya sudahkah sdr percaya dan mengikuti Isa Al-Masih?
~
Daniar
# Makmoen 2017-05-06 01:14
~
Jalan lurus dalam Al Fatihah itu langsung diterangkan Allah dalam ayat setelahnya; shirathal ladzina an-'amta 'alaihim ghairil maghdhubi 'alaihim wa lad dhallin. Intinya bukan jalan Yahudi yg dimurkai dan bukan jalan Kristen yg sesat.

Ayat Quran saling menerangkan dan menjelaskan. Jika 1 ayat dipotong dan dipaksa berdiri sendiri, seperti ayat ihdinas..., maka itu sebuah pembodohan yg menyesatkan.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-05-10 03:05
~
Saudara Makmoen,

Terima kasih atas penjelasan sdr. Yang ingin kami tanyakan, mengapa sdr dapat menyatakan bahwa “bukan jalan Yahudi yg dimurkai dan bukan jalan Kristen yg sesat”? Sedangkan dalam ayat tersebut tidak mengatakan, tidak menerangkan dan tidak menjelaskan demikian.

Bagaimana menurut sdr, bukankah memberi penjelasan yang tidak sesuai dengan ayat adalah pembodohan yang menyesatkan. Mohon pencerahannya.
~
Daniar
# Hidayatullah 2017-06-18 11:29
~
Nabi Muhammad dan nabi-nabi lain dijamin Allah masuk surga, tapi kenapa nabi Muhammad masih meminta-minta kepada Allah?

Iya karena beliau hanyalah seorang manusia bukanlah yg menentukan, beliau adalah manusia yang juga pernah salah karena itu adalah kodrat manusia. Beliau berdoa bukan berarti beliau ada dalam ketidak pastian tapi menyadari bahwa Allah lah yg maha kuasa. Beliau bukanlah orang yang sombong seperti kita yang mungkin kalau sudah di jamin masuk surga akan berleha-leha atau berhura-hura. Meskipun beliau dijamin tapi kadar ibadahnya adalah yang paling sempurna. Kami manusia biasa tidak mungkin bisa menyamainya, tapi kami hanya mengikuti sikapnya, perbuatannya, dan amalannya.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-06-22 13:43
~
Saudara Hidayatullah,

Keselamatan dari dosa adalah anugerah, bukan hasil kita tetapi pemberian Allah. Bagaimana kita dapat menyombongkan diri bila itu adalah pemberian.

Sdrku, bila Allah telah menjanjikan tentunya tidak perlu ragu atau meremehkan janji indah itu bukan. Untuk itu kita patut memuji dan bersyukur kepada Allah. Karena Ia telah memberikan jaminan keselamatan bagi siapa saja yang berkenan. Dengan jaminan tersebut, kita tidak perlu lagi merasa was-was dan khawatir.
~
Daniar
# Hidayatullah 2017-06-18 11:37
~
Tunjukanlah kami jalan yang lurus karena kami hanyalah manusia biasa yang bisa mempunyai kesalahan, dan iman manusia itu kadang di atas kadang di bawah.

Itulah manusia bukan malaikat yang senantiasa menuruti perintah Allah dan bukan juga iblis yang selalu ingkar kepada Allah.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-06-22 14:44
~
Saudara Hidayatullah,

Memang tabiat manusia adalah cenderung berdosa. Pertanyaannya, sudahkah sdr mendoakan dengan sungguh permohonan itu dan mendapatkan jawabannya?

Kitab sdr telah memberikan jawaban atas permohonan itu, sebab jalan lurus itu telah ditunjukkan dalam Kitab Allah. Sebagai kitab penyempurna. Ia menjelaskan segala sesuatu sebagai petunjuk dan rahmat. Agar  manusia dapat beriman dan bertakwa kepada Allah. Setidaknya inilah yang terdapat dalam Qs 6:153-154.

Dan di dalam Kitab Allah Isa berfirman, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
Daniar
# Hidayatullah 2017-06-18 11:41
*****
Bagaimana cara mendapatkan jaminan itu? Isa bersabda, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, maka Anda sudah mempunyai “cap” sebagai warga Kerajaan Allah [sorga].

Apakah dengan hanya meyakini Isa sebagai Tuhan akan masuk surga? Apakah ada balasan terhadap umatnya yang senantiasa berbuat dosa atau otomatis masuk surga?
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-06-22 18:11
*****
Saudara Hidayatullah,

Pertanyaan yang bagus.

Iman yang menyelamatkan adalah percaya hanya kepada Isa Al-Masih untuk memperoleh hidup kekal, artinya:
- Mengalihkan andalan saudara sendiri (usaha & perbuatan baik) kepada Isa yang telah menjalani hukuman dosa kita di kayu salib.

- Mau menerima Isa Al-Masih yang bangkit dan hidup di dalam hidup saudara sebagai Juruselamat.

- Menerima Isa Al-Masih di dalam hidup saudara sebagai Tuhan, di dalam hati Saudara ada ruang tahta , dan Isa-lah yang berhak atas tahta itu. Isa telah menebus Saudara dan Ia ingin bertahta dalam hidup Saudara sehingga hidup Saudara dipimpin oleh Isa.

- Bertobat dari dosa-dosa Saudara, artinya berbalik dari apa yang telah Saudara lakukan yang tidak berkenan kepada-Nya dan mengikuti kehendak-Nya yang ada dalam firman-Nya (Alkitab).

“Percayalah kepada Isa Al-Masih dan engkau akan selamat…” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 16:31).

Keadilan Allah dinyatakan dengan menghukum dosa, dengan kematian Isa Al-Masih. “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus” (Injil, Surat Roma 8:1).
~
Daniar
# Aji 2017-07-13 01:31
~
Ajaran Konsep Tritunggal yang tak masuk akal sehat.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-07-22 00:44
~
Saudara Aji,

Kami sangat berterima kasih atas komentar sdr. Berkaitan dengan topik yang dibahas di atas, bagaimana tanggapan sdr dengan pertanyaan-pert anyaan ini:

1. Menurut saudara, mengapa umat beragama sering merasa was-was dan khawatir soal jaminan keselamatan sorgawi?

2. Menurut saudara, mengapa Nabi Islam mengalami kegelisahan di akhir hidupnya soal keselamatan sorgawi?

3. Mengapa hanya Isa Al-Masih yang pernah berkata bahwa Ia adalah Jalan Lurus?

Sedangkan jawaban dari pertanyaan sdr di atas silakan baca penjelasan kami dan diskusikan di sini tinyurl.com/o6sqduv.
~
Daniar
# Budi 2017-07-23 15:41
**
3. Karena Injil itu sebagian besar adalah kalimatullah. Walaupun seperti itu tetap saja nabi Isa itu nabi, karena nabi itu jalan yang lurus yang wajib diikuti. Tapi karena Injil sebagiannya telah berubah dan di gantikan Al-Quran, maka Al-Quran lah yang benar
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-08-09 05:03
**
Saudara Budi,

Adakah selain Isa Al-Masih yang menyatakan dirinya adalah “Jalan”. Berikut pernyataan Isa Al-Masih bahwa diri-Nya adalah “Jalan”. Sabda Isa Al-Masih: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). 

Apakah menurut sdr Allah tidak berkuasa menjaga firman-Nya sehingga firman-Nya telah diubah, tidak bukan? Kitab sdr sendiri dengan jelas memberitahukan bahwa "Tak ada seorangpun yang dapat mengubah kalimat-kalimat Allah." (Qs 6:34)
~
Daniar
# anda stress 2017-08-09 20:56
~
Baca saja Alfatihah, Al-Quran pun jalan lurus. Bukan nabi Isa yang menyatakan jalan lurus melainkan Injil. Nabi Isa itu sedang membacakan Injil, jadi jangan salah sangka. Injil adalah benar waktu nabi Isa ada.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-08-23 08:03
~
Saudara Anda Stress,

Bila kitab sdr adalah jalan lurus, mengapa masih berdoa “tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6)?

Sdrku, Isa bukan hanya menyatakan jalan yang lurus tapi Isa sendirilah “Jalan” itu. "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. . . .”  (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Hanya Isa yang menyatakan diri-Nya sebagai “jalan.” Karena Isa adalah Tuhan. Pernyataan ini hanya dapat dilakukan oleh Allah yang dapat membawa umat-Nya kepada diri-Nya.
~
Daniar
# ijtihad 2017-08-11 07:17
***
1. Karena Surga bukan miliknya sehingga dia takut tidak mendapat Ridha Allah.

2. Karena Surga bukan milik Rasulullah SAW. Itu menunjukkan bahwa Rasul tidak membuat agama Islam.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-08-23 23:55
***
Saudara Ijtihad,

Terima kasih atas jawaban sdr. Maaf kami terpaksa menghapus komentar sdr. Untuk itu mohon perhatikan petunjuk dalam memberi komentar.

Memang pemilik sorga adalah Allah. Dan Allah sudah menetapkan bahwa yang percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pasti masuk sorga. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Allah sudah berjanji maka pasti ditepati bukan? Jadi kita tidak perlu merasa was-was dan khawatir soal jaminan keselamatan sorgawi.

Bagaimana dengan sdr apakah juga merasa khawatir soal jaminan keselamatan sorgawi? Kiranya berita baik ini dapat mengobati kekhawatiran sdr.
~
Daniar
 
Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
Pendaftar akan menerima secara cuma-cuma "Buku Doa Nabi-Nabi" yang membuat doa-doa kunci para nabi.
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%