default_mobilelogo

Berkat dari atasIslam dan Kristen percaya bahwa rahmat Allah itu sangat penting bagi manusia. Memang, kita hidup karena rahmat-Nya.

Rahmat terbesar Allah dalam Islam adalah Al-Quran, sedangkan dalam Kristen adalah Isa Al-Masih. Manakah rahmat yang menjamin manusia masuk sorga?

Bagaimana Al-Quran Menjadi Rahmat Allah?

Quran Surah Yunus [10]:57 berbicara tentang rahmat Allah terbesar, yaitu Al-Quran. “. . . telah datang . . . dari Tuhanmu . . .  petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman . . .”

Imam Nafi Junaidi menjelaskan, “Al-Quran mengenalkan dirinya sebagai Hudan (petunjuk)
. . . Agar manusia selamat, Al-Quran diturunkan sebagai rahmat yang agung bagi kehidupan manusia.”  “. . . Sebab Al-Quran menuntun ke jalan yang lurus . . .”, tambah Syekh As Sa’di.

Sebagai Pedoman, Dapatkah Al-Quran Menolong Manusia Berdosa?

Meski Al-Quran adalah pedoman dan penuntun ke jalan yang lurus, kaum Muslim masih berdoa, “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Al-Quran, Surah Al-Fatihah [1]:6).

Sebagai penuntun ke jalan yang lurus, Al-Quran tidak berkuasa menyelamatkan. Sebab semuanya tergantung pada kesanggupan manusia mengamalkannya. Akibatnya, tidak ada kepastian masuk sorga bagi para Muslim.

Bukankah Al-Quran menegaskan ketidakpastian itu? “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Quran, Surah Maryam [19]:71).

Jelaskan kepada staff kami di sini apa yang dilakukan Al-Quran jika seseorang gagal menaatinya dengan sempurna!

Tidak seorangpun sanggup menaati semua perintah dan larangan Allah. Agar selamat, kita mutlak membutuhkan rahmat-Nya, bukan?

tangan terikatSiapakah Rahmat Allah Itu?

Menurut Al-Quran, kelahiran Isa Al-Masih merupakan “. . . rahmat dari Kami [Allah]” (Quran, Surah Maryam [19]:21).  Injil Allah memerintahkan manusia untuk “. . . menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus [Isa Al-Masih], untuk hidup yang kekal (Injil, Surat Yudas 1:21).

Bila sedang tenggelam di laut dengan tangan dan kaki terikat, Anda butuh petunjuk untuk menyelamatkan diri ataukah penyelamat yang menolong? Begitulah manusia terikat oleh dosa dan sedang tenggelam dalam lumpur dosa. pasti binasa kekal di nereka karena dosa-dosanya itu.

Isa Al-Masih adalah Penolong dan Penyelamat manusia dari hukuman dosa. Isa Al-Masih menjadi rahmat ketika Dia rela mati menggantikan hukuman dosa yang seharusnya manusia tanggung. Melalui kematian-Nya, Ia menganugerahkan pengampunan dosa dan jaminan hidup kekal, “. . . supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] . . .beroleh hidup yang kekal (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Rahmat Allah Bagi Keselamatan Anda

Jelaslah bahwa rahmat terbesar Allah yang menyelamatkan bukan Al-Quran, melainkan Isa Al-Masih. Sebab, Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa dan menjamin hidup kekal setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Jika Anda beriman kepada Isa Al-Masih, pasti masuk sorga-Nya. Atau Anda dapat menanyakan pokok ini kepada kami melalui email ini.

[Staf Isa dan Islam – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Menurut Islam Al-Quran adalah rahmat Allah terbesar, tapi mengapa tidak berkuasa menyelamatkan?
  2. Bagaimana Isa Al-Masih menjadi rahmat Allah bagi manusia?
  3. Rahmat terbesar Allah, Al-Quran ataukah Isa Al-Masih layak diimani agar selamat? Mengapa?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Malaikat Natal 2017-09-15 17:24
*****
1. Bagaimana bisa Al-Quran sebagai Rahmat Allah terbesar..? Sungguh keliru, sebab tidak ada satu manusiapun, termasuk Muhammad sendiri mendapat Rahmat Allah melainkan, kuburan di masjid Nabawi, Kota Mekkah. Sebab Muhammad tidak "Percaya dan Taat" kepada Isa Al-Masih, seperti ucapan-NYA: “Barangsiapa percaya kepada Isa Al-Masih, ia melihat hidup kekal, barang siapa tidak taat kepada Isa Al-Masih, ia tidak melihat hidup, melainkan murka Allah tetap di atasnya" (Injil Rasul Besar Yohanes 3:36).

2.Jikalau kita menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, maka kita akan memperoleh hidup yang kekal (sorga).

3. Isa Al-Masih adalah Rahmat terbesar dari Allah, sebab melaluinya ada manusia menerima sorga, sesuai dengan ucapan-Nya di Injil Rasul Besar Lukas 23:42-43. Amin
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-09-20 06:37
*****
Saudara Malaikat Natal,

Terima kasih atas komentar sdr. Agar selamat manusia mutlak membutuhkan rahmat Allah. Rahmat Allah terbesar adalah menyelamatkan manusia berdosa. Sehingga manusia dapat datang kepada Allah dan hidup bersama Allah selamanya. Hanya Allah Juruselamat!

“Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku” (Kitab Nabi Besar Yesaya 43:11).

Karena kasih-Nya, Isa Al-Masih rela mati tersalib guna menanggung hukuman dosa manusia. Isa Al-Masih menjamin pengampunan dosa dan hidup kekal bagi setiap orang yang menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat.
~
Daniar
# Amang 2017-09-26 22:25
~
Rahmat terbesar adalah iman dan Islam
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-09-29 18:05
~
Saudara Amang,

Terima kasih atas komentar sdr. Pertanyaan kami, apakah dengan iman dan Islam yang adalah rahmat terbesar sdr itu dapat berkuasa mengampuni dosa dan menjamin hidup kekal sdr?
~
Daniar
# Wawan 2017-10-07 06:40
~
Iman itu keyakinan. Islam itu perbuatan dan Rahmat itu pemberian. Agama Islam itu pembaharuan/pen yempurnaan dari Taurat (Musa as), Jabur (Daud as), Injil (Isa as). Saya yakin banget 1000% orang yang mempelajari Al-Quran secara keseluruhan, pasti dia hanya akan percaya bahwa agamanya adalah Islam.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-10-10 21:52
~
Saudara Wawan,

Terima kasih atas komentar sdr.

Menurut sdr apakah rahmat terbesar Allah bagi sdr? Apakah rahmat tersebut dapat menjamin sdr masuk sorga? Kiranya sdr dapat membagikan pengalaman atau pengetahuan sdr di sini!
~
Daniar
# bani hafizi 2017-11-04 22:51
*****
1. Siapa bilang Al Quran tidak bisa menyelamatkan. Jika seorang hamba menjalankan perintah dan menjauhi larangan yang tertera di dalam Al Quran. Insya Allah Hambanya akan selamat di dunia dan juga di akhirat.

2. Dengan cara Allah mengutus Isa Al-Masih sebagai seorang Nabi dan bukan Tuhan. Untuk berdakwah kepada umat-Nya agar menjalankan syariat Islam.

3. Dua-duanya merupakan rahmat Allah terbesar dan wajib diimani. Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam dan Nabi Isa merupakan salah satu Nabi teragung dalam Islam. Karena dua-duanya bisa memandu umat manusia untuk masuk ke surga-Nya dan terhindar dari neraka. Dengan catatan tidak meyakini bahwa Isa Al Masih sebagai Tuhan untuk disembah, ia hanyalah seorang Nabi (manusia biasa bukan Tuhan).
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-11-14 22:57
*****
Saudara Bani Hafizi,

Terima kasih sudah memberikan tanggapan dari pertanyaan-pert anyaan di atas.

1. Membaca kata “Insya Allah” berarti belum ada kepastian, bukan? Namun adalah jelas bahwa di dalam Isa Al-Masih dijamin pasti selamat. Isa bersabda, " . . . Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, . . . akan hidup walaupun ia sudah mati, dan . . . tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25-26).

2. Isa Al-Masih, Kalimatullah telah turun dari sorga, menjadi manusia. Karena kasih-Nya, Ia rela mati tersalib guna menanggung hukuman dosa manusia. Supaya manusia tidak menderita hukuman kekal di neraka.

3. Sdr benar, Isa Al-Masih adalah Nabi teragung. Lebih dari itu Dia adalah Kalimat Allah. Kalimat Allah kekal satu dengan Allah. Itulah sebabnya Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa dan menjamin hidup kekal bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
~
Daniar
# Wino wae 2017-11-20 22:34
~
Syaloom,
 
Puji Tuhan atas pelita hidup yang bisa menerangi kesaksian untuk bersaksi dalam Kasih Allah.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-11-30 03:43
~
Saudara Wino Wae,

Terima kasih atas komentar sdr.

Mungkin sdr mau menyaksikan atau berbagi pengalaman atas kasih Allah yang telah sdr terima?
~
Daniar
# Malaikat Gabriel 2017-11-21 08:16
~
"2. Dengan cara Allah mengutus Isa Al-Masih sebagai seorang Nabi dan bukan Tuhan. Untuk berdakwah kepada umat-Nya agar menjalankan syariat Islam."

Respon: Jikalau Allah mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Nabi Allah, mampukah seorang Nabi melakukan pekerjaan Allah tanpa berdoa.

1. Yesus Kristus berkata, "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48). Siapakah yang berkuasa mengampuni dosa selain Allah, tidak ada bukan?

2. Yesus Kristus berkata, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama dengan-Ku di dalam Firdaus (Sorga)" (Injil, Rasul Lukas 23:43). Siapakah yang mampu memberikan sorga kepada manusia selain Allah, tidak ada bukan?

Dari dua hal yang dilakukan Yesus Kristus di atas menyatakan bahwa Dia adalah Allah.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2017-12-01 06:31
~
Saudara Malaikat Gabriel,

Terima kasih atas respon sdr di atas. Maaf kami menghapus 2 kolom komentar sdr. Silakan memberikan respon dengan singkat dan padat dalam satu kolom.

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Kalimat Allah adalah Allah itu sendiri. Dengan demikian, otoritas Allah adalah otoritas Kalimat Allah itu sendiri. Seperti mengampuni dosa dan menjamin sorga.
~

Daniar
# Guns 2017-12-18 20:31
*****
1. "Dan Al-Qur`an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat." (Qs 6:155). "Allah menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah mempunyai karunia/. yang besar" (Qs 3:74).

Al-Quran hanya berupa petunjuk bagi manusia. Sedangkan yang menentukan siapa saja yang mendapatkan Rahmat adalah Allah.

2. "Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat" (Qs 3:132)
Saya yakin Isa Al Masih adalah salah satu Rasul Allah yang diberi petunjuk untuk menuntun umatnya dari kesesatan. Juga menyampaikan wahyu Allah yang penuh Rahmat bagi umat manusia.

3. Al-Quran, Injil, Taurat, dan Zabur adalah rahmat dari Allah. Begitupun Nabi dan Rasul Allah termasuk Isa Al Masih adalah rahmat dari Allah.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2018-01-12 20:33
*****
Saudara Guns,

1. Jadi rahmat terbesar Allah yang menyelamatkan bukan Al-Quran.

2. Isa Al-Masih tidak hanya menyampaikan wahyu Allah atau menuntun umat-Nya. Tetapi Isa berkuasa mengampuni dosa dan menjamin hidup kekal setiap orang yang percaya kepada-Nya. “supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15).

3. Rahmat Allah terbesar yang menyelamatkan hanya Isa Al-Masih.
~
Daniar
# Suminar 2018-01-03 10:20
~
Boleh gabung? Agar forum ini menjadi ajang akrab ntuk menjawab artikel, bolehkah menyapa peserta yang hadir duluan?

Pertama, Sdr Natal. Yang saya tahu, etika mengutip "apapun" itu musti sesuai aslinya. Sangat disayangkan jika pengutip berani mengubah kutipan

Ayat asli berbunyi:
Yohanes 3:36 (TB) "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."

Ternyata, tidak sepatahpun yang berbunyi Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2018-01-17 02:03
~
Saudara Suminar,

Selamat bergabung, terima kasih atas komentar sdr.

Terima kasih untuk koreksinya. Kami sependapat dengan sdr. Memang tidak tertulis Isa Al-Masih. Namun kontek ayat tersebut kata “Anak” ditujukan pada Isa Al-Masih.

Ada baiknya agar jelas saran kami Sdr Natal bila ingin menjelaskan dapat memberi tanda kurung.

"Barangsiapa percaya kepada Anak [Isa Al-Masih], ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak[Isa Al-Masih], ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." seperti ini.

~
Daniar
# Suminar 2018-01-04 08:09
~
Sdr Gabriel, pada 2017-11-21, Anda mengutip ayat dan mempersepsikannya:
1. Yesus Kristus berkata, "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48).
Siapakah yang berkuasa mengampuni dosa selain Allah, tidak ada bukan?

Mudah disimak bahwa Lukas 7:48 adalah kalimat berita. Lebih tepat dipahami bahwa Yesus memberi kabar bahwa dosa orang itu telah diampuni.

Bandingkan kalimat ini: Yesus Kristus berkata, "Dosamu telah diampuni” (Injil, Rasul Lukas 7:48)
dengan "Dosamu telah kuampuni". Berbeda, bukan?

Sangat tidak cermat, jika Anda mempersepsi Lukas 7:48 dan menobatkan Yesus sebagai Tuhan yang bisa mengampuni dosa

Siapakah yang mengampuni dosa manusia? Percayalah, ayat lain menjawab hal ini yang Anda/mbak Daniar bisa temukan
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2018-01-17 01:34
~
Saudara Suminar,

Selamat bergabung dan terima kasih atas komentar sdr.

Saya kutip jawaban sdr ini: “Yesus memberi kabar bahwa dosa orang itu telah diampuni”. Sekarang coba renungkan dari mana Isa Al-Masih tahu bahwa dosa orang itu telah diampuni? Atau adakah manusia yang dapat memberi kabar atau tahu bahwa dosa seseorang telah diampuni?

Di situ Isa Al-Masih berbicara seperti Dia adalah Allah, bukan?

Perhatikan ayat 49, “Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?".

Kami tidak menobatkan Isa Al-Masih sebagai Tuhan tetapi memang Isa Al-Masih adalah Tuhan seperti yang diajarkan dalam Kitab Suci Allah.
~
Daniar
# Nico crist 2018-01-07 23:15
~
Saya jelaskan persamaan antara "agama" Kristen dan "agama" Islam:

Sama-sama mengakui Tuhan itu esa, menuju jalan kebenaran, berpuasa.
Berinfak/sedeka h, mengakui nabi adam, memakai hijab, disunat, diganggu iblis.

Intinya kita sama sama mengakui tiada tuhan selain Allah dan memohon hanya kepada Allah.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2018-01-18 14:29
~
Saudara Nico Crist,

Terima kasih atas penjelasan sdr di atas. Pastinya sdr sudah mempelajari kedua agama tersebut. Namun apakah sdr juga sudah tahu, bahwa beberapa persamaan yang sdr tuliskan itu bukan yang menyelamatkan manusia berdosa dari murka Allah?

Tetapi rahmat terbesar Allah yang menyelamatkan adalah Isa Al-Masih. Sebab, Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa dan menjamin hidup kekal setiap orang yang percaya kepada-Nya.

“. . . supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] . . .beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
Daniar
 
Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
Pendaftar akan menerima secara cuma-cuma "Buku Doa Nabi-Nabi" yang membuat doa-doa kunci para nabi.
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%