default_mobilelogo

mengajiSaya seorang Muslim keturunan. Seperti umumnya orang Islam, saya sudah belajar mengaji dan membaca Al-Quran sejak usia delapan tahun. Teman-teman memandang saya sebagai seorang yang sholeh dan taat beribadah. Saya juga tidak sungkan untuk menasihati teman-teman sebaya saya, agar mereka menjadi seorang Muslim yang fanatik seperti saya. Sehingga, kemanapun dan dimanapun kami berada, tidak boleh meninggalkan agama Islam.

Perjalanan tanpa tujuan

Waktu terus berlalu, dan saya pun lulus dari SMA. Suatu hari saya merenung dan mencoba memikirkan apa sebenarnya arti dari sebuah kehidupan. Saat itu saya merasa seperti orang yang tidak mempunyai tujuan dan merasakan satu kehampaan. Orang-orang di sekitar saya memang melihat saya sebagai orang yang baik. Tetapi mereka tidak tahu apa yang sedang saya rasakan dan pikirkan.

Dalam pergumulan yang berat, saya memutuskan pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orang tua. Saya pergi tanpa tujuan dan perencanaan yang pasti. Tujuan saya adalah Pontianak. Perjalanan ke Pontianak saya tempuh selama tiga hari tiga malam dengan menggunakan kapal laut. Karena saya tidak mempunyai rencana perjalanan yang pasti, ditengah-tengah perjalanan saya semakin bingung apa yang saya lakukan di Pontianak.  Apakah saya akan tinggal di sana atau melanjutkan perjalanan ke daerah lain belum jelas.

Seorang Teman Mengajak ke Sintang

Di kapal saya berkenalan dengan penumpang lain. Dia berasal dari Banyuwangi. Dia menawarkan diri agar saya mau ikut bersamanya. Setelah mempertimbangkan ajakannya.  Akhirnya saya memutuskan menerima tawaran tersebut, dan mengikuti dia ke Sintang, Kalimantan Barat.

Walau saya telah menempuh perjalanan yang cukup jauh, tetapi saya belum menemukan tujuan hidup yang saya cari. Bahkan saya semakin bingung. Dalam kebingungan itu, sehari-hari saya tinggal di mesjid, membaca surat Yasin dan shalat tahajud (shalat malam hari) untuk mencari petunjuk Allah.

Teman Baru Seorang Guru di Gereja

Satu hari di Minggu pagi, ketika saya sedang berjalan-jalan, saya melihat anak-anak dengan seorang pria dewasa. Ternyata pria itu adalah pembina dari anak-anak tersebut. Pria itu menyapa saya. Saya mendekatinya. Ia bertanya apakah saya pergi ke gereja. Dengan sopan saya menjawab bahwa saya seorang Muslim. Pada pertemuan pertama itu, kami tidak banyak berbicara.  Dia harus mengajar anak-anak di gereja. Namun sebelum berpisah, kami membuat janji untuk bertemu sore hari.

Sore harinya, sesuai dengan janji yang sudah kami buat, kami bertemu kembali. Pada pertemuan kedua itu kami berbicara banyak hal, termasuk tentang Isa Al-Masih. Ia menjelaskan tentang pribadi Isa Al-Masih.  Saya sulit untuk mempercayainya penjelasannya, karena sejak kecil saya tidak pernah suka dengan orang Kristen.

Ajaran yang saya yakini sejak kecil adalah “ Dia [Allah] tiada beranak dan tidak pula diperanakkan ” (Qs 112:3).  Sehingga, bagi saya, sangat mustahil untuk mempercayai Isa Al-Masih sebagai Tuhan.

Kitab-13Siapakah Isa Al-Masih itu?

Walau saya tidak bisa mempercayai penjelasannya, tapi kami tetap berteman. Bahkan kami semakin sering bertemu. Dan setiap pertemuan itu kami selalu membahas tentang Isa Al-Masih.

Suatu hari, dia menawarkan saya untuk menginap di rumahnya. Saya setuju untuk tinggal di rumahnya, karena memang saat itu saya masih tinggal di Mesjid. Selama satu minggu saya tinggal di rumahnya. Di tempat ini kami bisa dengan leluasa berbicara tentang Isa Al-Masih, dan dia juga terkadang membacakan ayat-ayat dari Injil.

Saya masih ingat dengan jelas, hari itu saya bangun jam 4 pagi. Saya teringat dengan ayat yang pernah dijelaskannya untuk saya. Ayat-ayat yang menekankan bahwa Isa Al-Masih adalah Juruselamat manusia. “ Pada mulanya adalah Firman [Kalimat]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. . . . Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14).

“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

"Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu" (Injil, Kisah Rasul-Rasul 16:31).

Menerima Isa Al-Masih Sebagai Juruselamat

Pagi itu juga saya menangis dan mengambil keputusan untuk menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi. Sejak saat itu, saya merasakan satu kelegaan dan damai sejahtera yang belum pernah saya rasakan. Serasa beban yang selama ini menghimpit telah diambil dari pundak saya. Kini saya tidak pernah khawatir akan kehidupan saya di dunia dan di akhirat. Karena saya telah menemukan apa yang selama ini saya cari, yaitu kehidupan kekal bersama Isa Al-Masih.

Sabda Isa, “ Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu ” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

[Staf Isa dan Al-Fatihah – Apakah saudara mengalami pergumulan seperti kesaksian di atas?  Datanglah kepada Isa Al-Masih! Dia dapat memberi kelegaan bagi Anda.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# boutros 2013-02-20 19:44
*
Suatu cerita inspiratif, semoga Tuhan selalu menyertai kita. Tuhan Yesus Memberkati!
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-02-22 10:53
~
Saudara Boutros,

Sebelumnya terima kasih atas apresiasi yang sudah saudara berikan atas artikel kami. Harapan kami, kalau tidak keberatan saudara juga dapat membagikan kepada yang lain.

Kiranya Isa Al-Masih juga memberikan berkat-Nya kepada saudara. Amin.
~
SL
# ohym 2013-02-21 13:49
*
Isi artikel "Seorang Muslim Fanatik Berani Murtad" ini sepertinya mustahil.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-02-22 11:13
~
Sebenarnya ada banyak kesaksian tentang seseorang yang berani meninggalkan agama Islam karena mengikut Isa Al-Masih.

Apa sebabnya Isa Al-Masih itu, demikian menarik, dan apa daya tariknya, sehingga seseorang rela melepaskan agama Islam kemudian menjadi pengikut-Nya? Hal ini bukanlah karena daya tarik materi, atau bujukan-bujukan pendeta. Yang benar, ialah karena “Panggilan dari Allah”, secara pribadi pada tiap-tiap orang yang dikehendaki-Nya .

Isa Al-Masih sendiri memberikan kesaksian bahwa tidak ada seorangpun yang dapat membuka hati dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat kalau tidak dipanggil oleh Allah.

"Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:44).
~
SL
# mantan 2013-02-22 00:00
*
Saya berani menjamin bahwa semua yang keluar dari Islam adalah orang-orang yang:
1. Frustasi
2. Jauh dari kesabaran
3. Harapan dunia lebuh besar dari Akhirat
4. Tidak mendalami agama dengan baik
5. Miskin
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-02-22 10:59
~
Seseorang yang fanatik dan sholeh meninggalkan agama bukan karena kemiskinan. Mereka sebenarnya frustasi karena merasa ada yang kosong secara rohani di dalam hidupnya. Mereka ingin mengisi kekosongan itu dengan hal berbau spiritual namun mereka justru terjebak kepada ritual keagamaan yang semu.

Oleh sebab itu ketika mereka yang mengalami letih lesu secara rohani ini bertemu dengan Isa Al-Masih, merasa dipuaskan. Mereka juga merasakan satu kelegaan dan damai sejahtera yang belum pernah mereka rasakan. Serasa beban yang selama ini menghimpitnya, telah diambil alih oleh Isa Al-Masih.

Mengapa demikian? Karena sampai saat ini Isa Al-Masih dengan sabar menunggu dan akan melayani orang-orang yang datang kepada-Nya karena beban berat dosa.
Sabda-Nya: “ Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu ” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).
~
SL
# boutros 2013-02-22 08:23
*
Bukankah agama adalah hak asasi manusia, sekalipun dia melawan "arus" komunitas ataupun keluarga. Agama adalah keyakinan seseorang tentang kebenaran.
Sudah seharusnya pihak lain menghormati "keputusan" itu. Sekalipun itu keluarga sendiri.
Bukankah agama mengajarkan kebaikan?
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-02-22 11:08
~
Saudara Boutros,

Kami setuju dengan pendapat saudara, bahwa agama adalah masalah hak asasi manusia yang harus dihormati oleh siapapun.

Walaupun memeluk agama adalah hak asasi, namun kita perlu merenungkan dan menyelidiki lebih dalam terhadap ajaran agama yang kita ikuti. Sehingga kita dapat mengetahui dengan jelas, ajaran tersebut dapat membawa kita pada Jalan Lurus menuju pada Allah.

Sebenarnya Injil menyatakan dengan jelas bahwa "jalan" menuju Allah bukan pada agama. "Jalan" menuju sorga dan kepada Allah adalah melalui seorang Pribadi. Yaitu Isa Al-Masih! Isa Al-Masih bukan menunjukkan jalan ke sorga, tetapi Dia sendirilah "jalan" itu.

Jalan menuju sorga ialah dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi.
Isa Al-Masih berkata, “Aku inilah jalan . . . “ (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SL
# ohym 2013-02-22 14:56
*
Coba anda renungkan dan fikirkan lagi siapakah Isa Al-Masih itu?
Kami percaya bahwa Isa adalah "manusia" utusan Allah. Dia adalah nabi bukan Tuhan.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-02-27 11:53
~
Semua pengikut awal Isa Al-Masih percaya bahwa Isa Al-Masih adalah sepenuhnya Tuhan dalam rupa manusia.

Rasul Besar Yohanes mengatakan bahwa Isa Al-Masih menciptakan dunia ini.
Rasul Paulus berkata, “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,Dia adalah gambar dari Allah yang tidak kelihatan … di dalam Dialah berdiam secara jasmani seluruh kepenuhan keAllahan” (Injil, Surat Kolose 1:15-19).

Bahkan utusan sorga yaitu malaikat Gabriel dengan tegas mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamat.

“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus [Isa Al-Masih], Tuhan, di kota Daud” (Injil, Rasul Lukas 2:11).
~
SL
# ohym 2013-02-22 15:02
*
Jadi menurut anda siapa sebenarnya Isa itu? Anak Allah, Nabi Allah, Tuhan, gembala Allah, Logos atau apa? Kitab anda tidak konsisten.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-02-27 11:48
~
Yesus adalah nama pribadi Sang Juruselamat suatu nama keilahian yang berperan bagi penyelamatan manusia. Jadi, nama itu menunjukkan tugas yang diberikan kepada Yesus.

Arti nama ini tetap bersemi bagi orang-orang yang sudah memahaminya. Untuk membedakan Yesus (Sang Mesias) dari orang-orang lain yang juga mempunyai nama Yesus, maka Dia disebut Yesus orang Nazareth.

"Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret" (Injil, Rasul Besar Matius 2:23).

Alkitab secara konsisten menyatakan beberapa gelar umum yang dipakai untuk menggambarkan Isa Al-Masih adalah Juruselamat, Firman Allah yang Hidup, Anak Allah, Anak Domba Allah, Anak Manusia, Anak Daud, Imanuel, Guru, Tuhan/Tuan, Nabi, Raja, Hamba Allah dan Imam Mahdi.
~
SL
# #ngaco 2013-03-25 12:43
*
Coba anda renungkan kembali. Jika Isa yang anda maksud mati sebagai Penebus jiwa manusia mulai dari Adam, kenapa pada saat disalib meminta tolong bukannya secara sukarela?

Coba pelajari kitab anda secara ikhlas seperti Syeikh Yusuf Estes yang akhirnya menemukan sebuah cahaya kebenaran. Masuk Islam setelah sebelumnya akan mengajak rekan bisnisnya menjadi Kristen.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-04-04 11:24
~
Sejak permulaan Isa Al-Masih sudah mengatakan bahwa tujuan-Nya datang ke dunia ini bukan menjadi penguasa melainkan menjadi pelayan. Bahkan Dia rela menyerahkan nyawa-Nya bagi keselamatan umat manusia.

“Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." (Injil, Rasul Markus 10:45)

Teriakan Isa Al-Masih di atas kayu salib bukan minta pertolongan Allah. Kalimat yang diucapkan ini bukanlah kebetulan melainkan penggenapan nubuat yang disampaikan Nabi Daud dalam Kitab Zabur.

“Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?" (Zabur, Kitab Mazmur 22:1).

Tentang mualaf, Roh Kudus melalui Kitab Suci sudah memberikan peringatan kepada orang Kristen. “Tetapi Roh   dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad  lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan” (Injil, Surat 1 Timotius 4:1).
~
SL
# salomon 2013-03-29 00:25
*
Cerita dari kalangan Kristen ini mirip seperti cerita mantan FPI masuk Kristen.

Tapi apa yang terjadi malah sebaliknya Irene Handoyo pun menerima Islam. Paus Paulus pun mengundurkan diri.

Hal seperti ini justru menunjukkan kontradiktif dalam kalangan Kristen.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-04-04 11:28
~
Umat Kristen dan Muslim sama-sama percaya bahwa tidak ada seorangpun yang bisa menemukan jalan ke sorga kecuali anugerah Tuhan. Perbedaannya adalah umat Kristen percaya bahwa anugerah itu telah diberikan melalui kematian Isa Al-Masih di atas kayu salib. Umat Muslim mempercayai bahwa anugerah itu akan diterima melalui amal-ibadah.

Oleh sebab itu ketika seseorang telah menemukan dan mengenal Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadinya, dia pasti akan murtad. Sebaliknya seseorang yang mengaku dirinya Kristen tetapi dia tidak pernah mengalami kehadiran Isa Al-Masih sebagai Tuhan dalam hidupnya, cenderung menjadi mualaf.

“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12).

Alangkah indahnya kalau kita ini diangkat menjadi anak-anak Allah, bukan?
~
SL
# salomon 2013-04-17 02:31
*
Bagi kami amal ibadah adalah syarat masuk sorga, kalau mau sukses dunia harus rajin dan kerja keras begitu juga di akhirat harus kuat amal ibadahnya

Tapi satu yang terlupakan oleh semua agama dunia ini adalah kunci sorga bahwa tak ada satu pun yang bisa masuk sorga tanpa mengetahui kunci sorga

Apa kunci sorga menurut agama saudara? Pasti menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat maka itu jawaban anda. Terima kasih.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-04-22 03:10
~
Alkitab menegaskan bahwa kita bisa masuk sorga bukanlah berdasarkan apakah kebaikan kita lebih banyak dari kejahatan kita. Tidak ada perbuatan baik yang dapat kita lakukan untuk membawa kita masuk sorga

Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya, (Injil, Surat Titus 3:5).

Menurut zhahir nash Hadis Nabi Saw., bahwa amal ibadah itu juga tidak dapat memasukkan seseorang ke dalam sorga, bahkan tidak pula menjauhkan seseorang dari azab api neraka, melainkan karena rahmat Allah semata.

"Dari jabir, ia berkata: saya pernah mendengar Nabi Saw. bersabda: "Amal saleh seseotang diantara kamu tidak dapat memasukkannya ke dalam surga dan tidak dapat menjauhkannya dari azab api neraka dan tidak pula aku, kecuali dengan rahmat Allah" (Riwayat Muslim; kitab Shahih Muslim, Juz II, halaman 528).
~
SL
# salomon 2013-04-17 02:55
*
Agama kami tidak mempercayai akan dongeng semata apalagi mempercayai Isa Al-Masih sebagai kepastian masuk sorga. Itu hanyalah suatu hayalan semata.

Dalam ajaran kami walaupun anda penjahat tetapi mengenal Islam maka nilai-nilai kebaikan anda akan tetap diperhitungkan dan dibalas di dunia dan akhirat.

Walaupun nantinya berat timbangan kejahatan anda melebihi kebaikannya namun janganlah khawatir karena masih ada doa syafaat Nabi Muhammad. Beliau adalah satu-satunya nabi yang doa syafaatnya dikabulkan. Juga doa anak yang sholeh, semuanya saling keterkaitan dan diperhitungkan.

Oleh sebab itu kami menitikberatkan pada amal dan ibadah yang berkualitas sehingga syarat masuk sorga telah sesuai tercukupi. Demikian, wassalam!
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-04-22 03:28
~
Nabi Muhammad mengatakan bahwa perbuatan baik tidak dapat membawa seseorang masuk ke sorga.

Bershalawat artinya memohon keselamatan bagi seseorang. Bila seorang nabi memerlukan doa shalawat, bukankah hal ini dapat meragukan kenabiannya?

Umat Muslim di dunia diwajibkan mengucapkan "Assalamu ’alaika ayyuhan Nabi" (semoga keselamatan tercurah kepadamu hai Nabi). Bukankah ini menunjukkan Nabi Muhammad belum selamat?

Dalam semua wahyu Isa Al-Masih kepada pengikut-Nya, tidak ada satupun perintah untuk bershalawat bagi-Nya. Maka, pengikut-Nya tidak perlu bershalawat bagi-Nya. Isa Al-Masih saat ini telah berada di sorga. Dia tidak memerlukan doa “shalawat nabi” untuk keselamatan-Nya.
~
SL
# lala 2013-04-28 21:37
*
Kalau dipikir Allah tentunya tidak membiarkan nabi-Nya disalib? Semua nabi Allah selalu dilindungi. Bertobatlah sebelum kiamat kecil menghampirimu yaitu kematian.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-04-29 18:17
~
Saudara Lala,

Kalau kita sungguh-sungguh mempelajari Kitab Suci Allah, sebenarnya di sepanjang sejarah kenabian penganiayaan dan pembunuhan terhadap nabi Allah telah terjadi berulang-ulang. Namun Allah justru memilih atau memberkati orang-orang yang teraniaya.

Misalnya: Walaupun Nabi Nuh dianiaya dan ditolak oleh orang-orang pada zamannya namun Allah menyelamatkan Nabi Nuh dari air bah. Karena Nabi Nuh adalah orang benar di tengah-tengah satu angkatan yang jahat.

Dari sudut pandang manusiawi, kematian Isa Al-Masih di kayu salib mungkin hanyalah suatu kegagalan. Akan tetapi, dari sudut pandang Allah, realitas kematian Isa Al-Masih tersebut justru hendak mengungkapkan kemenangan-Nya.

Fakta ini sudah dinubuatkan oleh Isa Al-Masih sendiri, "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga" (Injil, Rasul Lukas 9:22).
~
SL
# nono 2013-05-26 23:20
*
Rahmat tersebut adalah nabi Muhammad, beliau adalah rahmat bagi seluruh manusia, melalui nabi Muhammad kita mengenal Allah, Tuhan yang sebenarnya.

Setiap Muslim akan masuk sorga, meski ada yang dosanya besar harus ke neraka dulu. Tapi berkat rahmat Allah, maka Muslim akan diangkat ke sorga. Kafir kekal selamanya di neraka.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-05-29 08:59
~
Muhammad menempatkan Isa Al-Masih, sebagai bagian penting dalam perjalanan kehidupan rohaninya. Kare na peranan Isa Al-Masih yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Nabi Muhammad juga mengakui bahwa Isa Al-Masih adalah nafas hidupnya. Mutiara Hadist, 2002 jilid III No. 152 Muhammad mengatakan, "Nafas hidupku ada di dalam Isa Putra Maryam".  

Kalau Nabi Muhammad saja mengakui bahwa keselamatannya berada di tangan Isa Al-Masih. Bagaimana dengan keselamatan Saudara Nono sebagai umat Muslim?

Namun Umat Muslim layak menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamatnya. Karena Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang telah menjadi manusia. Dengan menyerahkan diri-Nya secara sukarela untuk mati di kayu salib untuk menanggung hukuman atas dosa manusia.

Menurut kitab saudara masuk neraka bukan sementara, tetapi kekal.
“Barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (Qs.2:81).
~
SL/DA
# mala ginting 2013-06-17 13:34
*
Wahai temanku, kalau engkau mengatakan telah lega dengan memeluk agama Kristen dan menemui ketenangan. Apakah engkau tidak menemui kebingungan karena dalam ajaran Kristen ada Allah, Yesus dan bunda Maria? Siapakah Tuhan yang sebenarnya?
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-06-21 14:13
~
Ternyata baik agama Islam maupun agama Kristen, tidak mampu menyelamatkan umatnya masing-masing. Kedua agama tersebut tidak dapat memberikan jalan keluar bagi dosa-dosa yang dilakukan umatnya. Keduanya tidak mampu menyediakan jaminan keselamatan.

Namun sebuah kebenaran menyatakan bahwa di dalam Isa Al-Masih ada jaminan keselamatan. Ada penyucian manusia dari dosa dan ada pengharapan yang sangat besar pada saat menghadapi pengadilan hari kiamat.

“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu : orang yang mendengarkan perkataan-Ku serta percaya kepada Dia yang mengutus Aku memperoleh hidup yang kekal dan tidak akan dihukum. Ia sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup” (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:24).

Allah yang benar adalah Tuhan mengasihi dan telah menjadi manusia, sehingga Dia rela mati disalib untuk menebus jiwa manusia dari hukuman neraka.

Mengenai Allah, Isa Al-Masih dan Bunda Maria penjelasannya dapat saudara baca di link ini: tinyurl.com/75kj53j
~
SL/DA
# berkah 2013-06-26 13:43
*
Al-Quran menyebut bahwa induknya adalah Alkitab. Jadi untuk memahami isi Al-Quran harus membaca Alkitab keseluruhan. Disamping itu Al-Quran membenarkan bahwa di dalam Injil dan Taurat ada cahaya sepatutnya, pada akhirnya akan bertemu dengan kebenaran yaitu Isa Al-Masih.

Muhammad SAW menghormati akan Isa Al-Masih dalam hadits dijelaskan "jiwaku ada di tangan Isa Al-Masih AS".
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-06-28 13:10
~
Suadara Berkah,

Terima kasih atas komentarnya, dan juga apresiasi saudara untuk artikel ini.

Semoga apa yang saudara jelaskan di atas dapat menjadi pencerahan khususnya bagi saudara-saudara kita umat Muslim. Sehingga mereka dapat mengerti tentang kebenaran Alkitab.

“Kuduskanlah mereka itu di dalam kebenaran; firm an-Mu itulah kebenaran”(Injil, Rasul Besar Yohanes 17:17).
~
SL
# fath 2013-07-02 20:44
*
Pelajarilah dengan ilmu dan hati tanpa kebencian untuk mendapatkan pemahaman ilmu atau keyakinan yang sesungguhnya.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-07-16 12:55
~
Berita keselamatan yang kami sampaikan bukan didasarkan pada kebencian, melainkan pada keyakinan akan kasih Isa Al-Masih.

"Karena kasih Kristus itu menggerakkan hati kami, ... dan sudah menanggungkan ke atas kami kabar perdamaian itu. Sebab itu kami menjadi utusan bagi pihak Kristus, ..." (Injil, Surat 2 Korintus 5:14,19,20).

Kami percaya bahwa sebagai orang berdosa adalah mustahil untuk membebaskan diri dari belenggu dosa. Namun kita dapat dilepaskan dari hukuman atas dosa yaitu maut hanya melalui iman kepada Isa Al-Masih.Dia telah menggenapkan semua syarat yang dari Allah.

Di dalam Isa Al-Masih setiap orang dapat memperoleh penebusan dan keselamatan.
“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan “(Injil, Surat Roma 10:13).
~
SL
# reyfa 2013-07-07 10:50
*
Apakah bisa dipercaya? Penjelasan yang sangat tidak akurat, nama dan keluarga tidak dijelaskan, Ini cuma akal-akalan saja.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-07-16 12:59
~
Kisah nyata mengenai seorang Muslim yang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi adalah benar, walaupun identitasnya disembunyikan.

Mengapa kita membutuhkan Juruselamat? Alkitab memberitahu kita bahwa kita semua telah berdosa, melakukan hal-hal yang jahat. Sebagai akibat dari dosa kita, kita pantas menerima murka dan penghakiman Tuhan.

Satu-satunya hukuman yang pantas untuk dosa melawan Tuhan yang kekal adalah hukuman yang kekal (Injil, Surat Roma 6:23). Itu sebabnya kita membutuhkan Juruselamat!

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SL
# handoko 2013-07-30 15:45
*
Nabi Isa itu manusia yang diperanakan oleh Maria.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-02 11:23
~
Pada umumnya umat Muslim mengetahui Isa Al-Masih hanya sebatas nabi yang dilahirkan melalui perawan Siti Maryam.

Sebenarnya Isa Al-Masih adalah “Kalimat Allah” yang kekal. Tidak mempunyai permulaan (mustahil memisahkan Allah dari Kalimat-Nya) dan  berasal dari sorga. Kalimat Allah yang Maha Kuasa masuk ke dalam rahim Siti Maryam, dan dilahirkan sebagai manusia. Selama 33 tahun di bumi, Kalimat Allah yang dilahirkan Siti Maryam dikenal dengan nama “Isa Al-Masih”.

Dengan kata lain, Allah menjelma menjadi manusia Isa Al-Masih melalu i proses kelahiran. Dia, yang Roh adanya, mendandani diri dengan tubuh manusia. 

“Dia, yang telah menyataka n diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaik at, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan” (Injil, Surat 1 Timotius 3:16).
~
SL
# adriansyah 2013-07-31 08:27
*
Memang manusia sadar kalau sudah diazab oleh Allah. Karena hanya Allah yang berhak atas semua itu bukan Yesus.

Tuhan Allah lah yang patut untuk di sembah, bukan Tuhan Yesus. Karena Tuhan Yesus tidak ada dalam Alkitab manapun sebagai pencipta alam beserta isinya
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-02 11:27
~
Penciptaan biasanya dianggap sebagai pekerjaan Bapa, dan bukan Anak dan Roh Kudus. Bagaimanapun juga. Alkitab menunjukkan bahwa pekerjaan penciptaan adalah karya dari ketiga pribadi dalam Tritunggal.

Anak Allah dinyatakan sebagai Firman Allah yang kekal, tentang Dia dikatakan "segala sesuatu dijadikan oleh Dia, dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan" (Injil Rasul Besar Yohanes 1:3).

Rasul Besar Yohanes memberikan penjelasan tentang Isa Al-Masih. Kesaksiannya ini diawali dengan jelas bahwa pra-eksistensi Isa Al-Masih, yang adalah Allah, Sang Pencipta (Injil Surat Ibrani 1:3). Tidak ada seorangpun memiliki kuasa menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada, kecuali Dia, yang adalah Allah sendiri.
~
SL
# eko 2013-08-01 13:29
*
Saya tidak habis pikir apa yang ada dalam pikiran saudara kita umat Muslim. Diberitakan kesaksian yang real malah ngeyel, merendahkan, menghina, seperti tidak punya agama. Tapi kalau mereka memberi cerita tidak masuk akal, bahkan semangat malah berkobar-kobar.

Saya harap dengan adanya situs ini saudara kita di luar sana banyak yang terselamatkan. Amin GBU.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-02 11:48
~
Suadara Eko,

Terima kasih untuk komentar yang telah saudara berikan. Semoga menjadi pencerahan bagi siapa saja yang membacanya, terutama bagi mereka yang belum menerima keselamatan dari Isa Al-Masih.

Memang tidak semua orang dapat datang kepada Isa Al-Masih kalau Allah tidak menyatakan kepadanya. Dalam Injil Isa Al-Masih mengatakan,”Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman” (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:44).
~
SL
# lio 2013-08-21 12:29
*
“Pada mulanya adalah Firman [Kalimat]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. . . . Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14).

Tentunya orang Muslim fanatik tidak mungkin yakin dengan kalimat (firman) seperti ini!
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-30 13:47
~
Saudara Lio,

Terima kasih untuk komentarnya, memang seringkali rahasia Firman Allah sukar untuk dimengerti. Tidak semua orang dapat mengetahui keindahan Firman Allah, jika mata rohaninya tidak dibukakan.

Dalam Injil, Isa Al-Masih mengatakan: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu” (Injil, Rasul Lukas 10:21).

Oleh sebab itu, agar kita dapat mengerti rahasia firman Allah ini, kita perlu memohon kepada Isa Al-Masih. Kalau perlu kita harus menangis di hadapan Isa Al-Masih sebagaimana Nabi Daud, “Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keaja iban dari Taurat-Mu” (Zabur, Kitab Mazmur 119:18).
~
SL
# ferry sonata 2013-08-22 23:55
*
Dia adalah orang yang sangat frustasi, seharusnya dia konsultasi ke psikiater atau ustadz. Dia belum bisa disebut Islam fanatik sebelumnya. Preman saja bisa bertaubat dan menjalankan perintah Allah SWT setelah dia diberi petunjuk oleh Allah SWT sebelum ajal menjemput. Masak orang ini kalah jiwanya dengan preman.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-30 14:04
~
Saudara Ferry,

Psikiater ataupun ustadz tidak dapat menyelesaikan masalah dosa manusia. Karena mereka ini adalah orang berdosa dan masih terbelenggu oleh dosa.

Dia hanya memerlukan seseorang yang dapat melepaskan beban akibat dosa. Dan ternyata sangatlah tepat kalau ia bersedia datang memenuhi undangan Isa Al-Masih. "Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu" (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

Hanya Isa Al-Masih satu-satunya Pribadi yang dapat mengampuni segala dosa dan menanggung segala beban hidup manusia.

“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran” (Injil, Surat 1 Petrus 2:24).
~
SL
# okta 2013-08-24 14:56
*
Fanatik adalah sikap berlebihan. Berlebih-lebiha n adalah salah satu perbuatan syetan (Qs 17:27. Dan Allah tidak suka dengan orang yang berlebih-lebiha n (Qs 7:31).

Mungkin karena itulah hidupnya hampa/tidak tenteram. Dan sayangnya dia cepat putus asa. Padahal Qs 39:53 sudah jelas. Sayang banget!

"Waspadalah dari kalian sikap berlebih-lebiha n, karena sesungguhnya sikap berlebih-lebiha n itulah yang telah membinasakan orang-orang sebelum kalian" (HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu majah dari Ibnu Abbas radhiyAllahu 'anhu).
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-30 13:30
~
Saudara Okta,

Kami setuju bahwa orang yang mempunyai pikiran atau sikap berlebih-lebiha n terhadap sesuatu adalah tidak baik. “Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman,” (Injil, Surat Roma 12:3).

Orang Muslim fanatik yang telah menemukan Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat, ia sangat beruntung. Sebelumnya ia termasuk orang yang mati secara rohani karena dosa, kini ia dibangkitkan oleh Isa Al-Masih. Selain mengalami pembaharuan di dalam roh dan pikiran, ia juga bisa masuk sorga.

“Sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesal ahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan-- dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,” (Injil, Surat Efesus 2:5-6).
~
SL
# suripto ks 2013-08-28 05:55
*
Orang yang pindah dari non Muslim ke Islam adalah orang yang pintar. Mereka menggunakan akal dan fikiran serta hati nuraninya untuk membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar. Dan dia akan beruntung/selam at.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-30 13:33
~
Saudara Suripto,

Jangan disangka para Mualaf itu adalah orang-orang pintar. Justru mereka itu orang-orang bodoh. Ajaran kepastian keselamatan dalam Isa Al-Masih yang membingungkan itu dianggap salah. Dan ajaran agama “mudah-mudahan” masuk sorga melalui amal-ibadah tidaklah salah.

Di antara mereka ada yang berpendapat: “Tidak masalah walaupun bodoh, asalkan menyembah Tuhan yang benar.”

Orang Farisi dan Ahli Taurat di jaman Isa Al-Masih pun menyembah Tuhan yang benar, tapi mereka dicela oleh Isa Al-Masih. “Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:24).

Karena itulah dikatakan bahwa para Mualaf itu bodoh. Coba kalau mereka mengerti, mereka pasti tidak akan jadi Mualaf.
~
SL
# abu lahab 2013-08-28 10:01
*
Orang Muslim yang murtad adalah orang yang bodoh, tidak menggunakan akal pikiran dan hati nurani. Dia tukar keimanan dengan kekafiran. Dia tukar sorga dengan neraka yang kekal abadi.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-08-30 13:37
~
Saudara Abu,

Orang Muslim yang meninggalkan Islam kemudian menjadi pengikut Isa Al-Masih, bukanlah orang yang bodoh. Justru mereka adalah orang-orang yang telah mendapatkan nikmat dan dimuliakan Allah.

"Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Kini mereka sudah tidak mengatakan “mudah-mudahan” masuk sorga ketika meninggalkan dunia, melainkan pasti masuk sorga. Bagaimana kita tentang kepastian masuk sorga? Injil sendiri menyatakan, “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes 5:13).

Saudara Abu, bukankah semua orang ingin masuk sorga, bukan? Adakah kepastian dalam hati saudara bahwa saudara juga akan masuk setelah meninggal dunia?

Kiranya dengan merenungkan kebenaran ini, Saudara mendapatkan hikmah dari Allah.
~
SL
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-09-02 08:12
~
Pembaca Yang Terhormat,

Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami dan memberi komentar di artikel kami. Namun maaf, kami terpaksa menghapus komentar-koment ar saudara yang melanggar aturan yang telah kami tetap.

Saran kami, dalam memberi komentar ikutilah ketentuan yang sudah ada. Yaitu:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Pertanyaan/masu kan harus selalu sopan dan jangan agresif.
5. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
6. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
7. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
8. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .

Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.
~
SL
# kebenaran islam 2013-08-29 13:53
*
Agama hak milik manusia tapi apakah kita tidak memikirkan kemana kita akan kembali setelah mati.
Apakah kita akan mencium surga begitu saja hanya dengan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat manusia?
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-09-09 08:28
~
Tujuan seseorang memeluk sebuah agama salah satunya adalah ingin memperoleh kepastian keselamatan. Dengan menjalankan ajaran-ajaran agama, seseorang bermaksud agar memperoleh kepastian masa depan hidup kekal di sorga setelah kematian.

Namun masalahnya tidak ada agama yang dapat memberikan kepastian seseorang memperoleh hidup kekal di sorga. Agama Islam sendiri mengajarkan bahwa semua orang (Islam/Muslim) akan masuk neraka, setelah itu baru Allah mereka akan memilah-milah mana yang bertakwa dan mana yang dholim.

“Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut” (Qs 19:71-72).

Hanya Isa Al-Masih saja yang dapat memberi kepastian masuk ke sorga bagi orang yang percaya kepada-Nya. “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:1-2).
~
SL
# Paul 2013-08-29 14:00
*
Dia seorang Muslim yang merantau, hidup terlunta-lunta di tanah orang, tidak mempunyai pekerjaan, hidup dari belaskasihan orang. Dia menjual keyakinannya untuk mengisi perutnya.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-09-09 08:31
~
Pada umumnya seorang Muslim yang berani murtad bukan karena kemiskinan dan penderitaan. Mereka tertarik terhadap kekristenan karena ajaran Isa Al-Masih tentang kasih dan kepastian keselamatan.

Di Al-Quran, meskipun Allah mengasihi mereka yang mengasihinya, namun kasihnya adalah kasih yang terbatas. Allah tidak mengasihi orang yang tidak beriman. "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.... jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir" (Qs 3:31-32).

Hal ini tidak seperti ajaran Alkitab “Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita” (Injil, Surat 1 Yohanes 4:10).

Jaminan keselamatan dan pengampunan, juga dinilai sangat menarik bagi orang-orang Muslim.”Di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga” (Injil, Surat Efesus 2,6). Sedangkan Al-Quran menyatakan bahwa ‘Allah mengampuni siapa yang ia kehendaki dan menghukum siapa yang ia kehendaki’ (Qs 2:284). Sehingga orang-orang Islam tidak mempunyai kepastian keselamatan.
~
SL
# Risa 2013-09-15 18:36
*
"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam,...”(Qs 5:17).
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-09-24 13:43
~
Umat Kristen tidak pernah mengimani bahwa “Allah itu ialah Isa Al-Masih”. Tetapi “Isa Al-Masih ialah Allah”. Kelihatan tidak ada perbedaan makna dari kedua kalimat yang saling terbalik tersebut, namun bila dipahami keduanya bermakna berbeda.

Kalimat “Allah itu ialah Isa Al-Masih” seolah-olah menganggap bahwa Allah hanya menyatakan diri dalam wujud Isa Al-Masih saja, padahal iman Kristen adalah bahwa Allah menyatakan diri dalam wujud Bapa, Isa Al-Masih dan Roh Allah. Jadi ungkapan yang dinyatakan dalam ayat Alquran tersebut adalah salah.

Inilah salah satu bukti yang menunjukkan bahwa Al-Quran bukanlah wahyu Allah. Tampaknya Muhammad selaku pembawa Al-Quran tidak memahami iman Kristen, terutama tentang Trinitas.
~
SL
# sherman 2013-09-16 01:03
*
Sejahtera ke atas semua yang membaca komentar ini,

Aku adalah di antara orang yang mencari Tuhan, aku mencari jawaban untuk memberi kata-kata yang yakin bagi kalian. Jika kalian turut mencari kebenaran setelah membaca artikel di atas, aku meminta agar Tuhan tunjukkan aku apa yang harus aku katakan. Setelah mencari pelbagai jawaban tiada yang benar-benar memberikan keyakinan buat aku. Aku coba untuk membuka Al-Quran dan nekad apa yang pertama aku buka secara acak untuk aku komentar di sini. Dengan rahmat-Nya aku di rujuk terus kepada Al-Quran, (Qs 33:9-29).
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-09-24 13:48
~
Tidak ada manusia yang bisa tahu siapa dan apa nama Tuhan, bilamana bukan Dia sendiri yang memperkenalkan- Nya lewat wahyu-Nya.

Kepada Musa dalam Alkitab, Tuhan telah memperkenalkan diri-Nya dengan mengatakan: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun" (Taurat Kitab Keluaran 3:15).

Memang kata “Allah” memang disebutkan 2697 kali dalam Al-Quran, tetapi tak satupun yang Menunjukkan bahwa Tuhan memperkenalkan diri kepada Muhammad. Yang ada hanya klaim : “Aku adalah Allah” (Qs 28:30). Itupun adopsi dari kitab Taurat Musa dimana Tuhan memaklumatkan nama-diriNya: “Aku adalah TUHAN.”

Kini TUHAN-nya: Abraham, Ishak, dan Yakub telah menjadi manusia yang kita kenal dalam Isa Al-Masih. Dia datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan manusia berdosa.
“Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Injil, Rasul Lukas 19:10).
~
SL
# Aris 2013-09-17 07:50
*
Setiap keputusan/perbu atan akan dipertanggung jawabkan masing masing di hadapan yang Maha Kuasa. Biarlah pengadilan di akhirat yang menentukannya apa benar Yesus bisa menebus dosa umat-Nya.

Yang paling penting untuk direnungkan, apakah Alkitab yang dipegang pada zaman sekarang ini (Sabdanya) masih asli sesuai yang difirmankan kepada rasulnya? Ataukah sudah tercontaminasi dengan kepentingan manusia/kelompo k tertentu.

Kalau untuk Al-Quran, jelas masih asli sesuai dengan yang diwahyukan ke Nabi Muhammad. Tidak ada satupun Alkitab yang bisa dihafal seluruh isinya selain Al-Quran. Begitulah cara Allah SWT menjaga kemurniannya.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-09-24 13:52
~
Isa Al-Masih telah membayar harga tebusan secara sukarela, tanpa paksaan. Dengan sukarela Dia menebus kita yang percaya dengan nyawa-Nya.

"Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawanya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Markus 10:45)

Hanya melalui karya penebusan Isa Al-Masih saja manusia berdosa bisa kembali kepada kasih Allah. Sehingga sebagai umat ketebusan-Nya kita tidak lagi takut menghadapi penghakiman Allah di akhirat.

Al-Quran menganggap bahwa Injil dan Taurat yang dimiliki oleh umat Kristen pada jaman Muhammad adalah Injil dan Taurat yang benar. Injil dan Taura t yang dimiliki oleh umat Kristen sejak abad pertama sampai sekarang adalah sama.

Oleh sebab itu Alquran memerintahkan Muhammad untuk bertanya kepada orang-orang Yahudi dan Kristen yang membaca kitab-kitab sebelumnya (Taurat dan Injil) bila ada keraguan: “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan ….maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu,...sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu” (Qs 10:94).
~
SL
# Gendis Jenar 2013-09-21 07:28
*
Salam,

Ashadu Allah hailallah, waashadu ana Isa Al-Masih Rasul Allah. Perdebatan tidak akan ada habisnya jika merasa diri sendiri yang paling benar. Buka hati jika ingin tahu dan paham, bahwa setiap manusia adalah mempunyai roh yang tidak bisa terpisah dengan keberadaan Sang Pemilik Roh yaitu Allah.

Allah menjadikan Dzat-Nya ada pada setiap kita. Seperti Allah menyerupakan diri-Nya sebagai manusia dalam rupa Isa Al-Masih. Mengapa? Karena manusia sulit untuk menerima ajaran Tuhan.
Kita manusia tidak luput dari dosa, kasih Allah pada kita maka Dia jamin hidup manusia selamat dunia akhirat lewat jalan Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-09-24 13:53
~
Saudara Gendis,

Terimakasih untuk komentarnya, semoga dapat menjadi berkat bagi para pembaca.

Dalam Injil, Surat Wahyu 3:20, Isa Al-Masih bersabda: “ Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”

Ayat ini menjelaskan bahwa Isa Al-Masih memberikan kehendak bebas bagi kita untuk memilih: Membuka atau tidak pintu hati kita. Jikalau kita memilih untuk membuka pintu hati, maka Isa Al-Masih akan masuk dan tinggal bersama dengan kita.

Isa Al-Masih memberikan kebebasan dan kebebasan-Nya tidak bisa menguasai kita. Namun Dia mengharapkan kita untuk membuka hati bagi-Nya. Karena jika kita percaya dan beriman maka kita akan diselamatkan dan akan mengalami berkat dari Allah setiap hari.
~
SL
# Ronald 2013-09-29 09:03
*
Dari mana kita tahu kalau semua ini bukan cerita fiktif belaka? Ada banyak cara mengagamakan seseorang atau sekumpulan orang, tapi iman itu hanya tumbuh dengan kesadaran dalam hati.

Sesungguhnya Tuhan telah menyediakan ribuan jalan (takdir seseorang), namun hanya satu jalan yang akan menuju kepadaNya. Kita tidak akan benar-benar tahu sampai waktu kita telah habis didunia ini. Jadi, jalanilah hidup sesuai pilihan hati nurani, karena sangatlah tidak lucu jika kita sampai tersiksa di akhirat yang kekal hanya karena pilihan orang lain.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-10-07 18:45
~
Saudara Ronald,

Artikel “Seorang Muslim Fanatik Berani Murtad” bukanlah cerita fiksi melainkan sebuah kisah nyata. Ada banyak kisah tentang orang Muslim yang berani meninggalkan agama Islam karena mengikut Isa Al-Masih.

Sebenarnya apa yang menyebabkan orang rela melepaskan agama Islam kemudian menjadi pengikut-Nya? Hal ini bukanlah karena daya tarik materi, atau bujukan-bujukan pendeta. Yang benar, ialah karena “Panggilan dari Allah”, secara pribadi pada tiap-tiap orang yang dikehendaki-Nya .

Isa Al-Masih sendiri memberikan kesaksian bahwa tidak ada seorangpun yang dapat membuka hati dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat kalau tidak dipanggil oleh Allah.

"Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:44).
~
SL
# saya 2013-09-29 14:22
*

Umat Muslim di dunia diwajibkan mengucapkan "Assalamu ’alaika ayyuhan Nabi" (semoga keselamatan tercurah kepadamu hai Nabi). Bukankah ini menunjukkan Nabi Muhammad belum selamat?

Sholawat pertama kali di lakukan oleh Allah dan para malaikat.
Karena Allah dan malaikat saja bersholawat terhadap nabi, kenapa kita tidak?
Jika anda adalah orang tua maka anda akan mendoakan anak anda yang dikarena kan rasa cintanya orang tua terhadap anaknya.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-10-07 18:49
~
Walaupun Allah, para malaikat, dan umat Muslim selalu bersholawat untuk Muhammad. Namun faktanya Muhammad termasuk orang yang terdiskriminasi tidak bisa kumpul serentak dengan para nabi Israel lainnya di sorga, ia harus menunggu terpisah sendiri di alam barzakh menunggu hari Penghakiman.

Dan kalaupun dikisahkan lagi bahwa nantinya Allah akan menempatkannya di sorga tertinggi Wasilah! Akan tetapi pada kenyataannya Muhammad sendiri mengaku tidak tahu kemana dia akan ditempatkan. Beliau berkata: “…aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat (Allah) terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu” (Qs 46:9).

Sampai kapankah doa shalawat harus dicurahkan untuk Nabi dan keluarga-nya, “Allahumma shalli’ala sayidinaa Muhammad, wa ala ali sayidinaa Muhammad?”

Isa Al-Masih tidak perlu didoakan oleh umat-Nya, justru saat ini Dia di sorga berdoa untuk umat Kristen. “Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;” (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:20).
~
SL
# zzz 2013-10-02 13:38
*
Masyaallah, alasan pindah agamanya lucu. Saya mau bilang soal ayat Injil yang ada firmannya itu.
Intinya. Anggap kata saya sendiri (firman) datang bersama fulan (firman), dan saya adalah si fulan (firman). Lucu!
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-10-07 19:01
~
Menjadi orang Kristen yang percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat bukan hal yang aneh. Ini semata-mata terjadi oleh karena anugerah Allah. Dahulu ia terhitung sebagai bangsa yang diluar janji Allah. Tetapi oleh kasih karunia Allah ia sekarang mendapat bagian di dalam anugerah keselamatan.

Jelas Isa Al-Masih tidak dapat dipisahkan dari Allah. Sebab Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah itu sendiri. Di mana keduanya mempunyai sifat kekekalan yang sama. Dan tentang hal ini baik Al-Quran dan Injil memberi kesaksian yang sama:

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya,”(Qs 3:45).

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal (Isa Al-Masih) Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1; 14).
~
SL
# abdullah 2013-10-07 10:54
*
Jika Allah berkehendak tentulah mudah menjadikan semua manusia itu baik namun dunia ini ujian seseorang bisa salah maupun benar dalam menjawab.

Jadi pedoman hidup itulah yang harus menjadi patokan namun tentu saja hanya Kitab Suci dari sang Pencipta langit dan bumi itu sendiri. Naif jika Tuhan itu serupa maupun menyerupai mahkluk sungguh nista.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-06 09:18
~
Sejak semula Allah menghendaki manusia hidup dalam keadaan baik dan sejahtera dalam jasmani dan rohani. Namun Allah menghargai pilihan bebas manusia, Allah tidak menghendaki manusia seperti “robot”.

Faktanya manusia tidak bersyukur atas pilihan bebas yang diberikan Allah kepadanya, justru manusia memberontak terhadap Allah. Akibatnya manusia telah rusak total. Citra Allah dalam diri manusia telah tercoreng dan mengakibatkan dosa masuk dan menjalar kepada setiap manusia.

“Sebab sekaliannya sudah berbuat dosa dan kurang kemuliaan daripada Allah” (Injil, Surat Roma 3:23).

Dan untuk menyelamatkan manusia dari kuasa dosa dan hukuman kekal di neraka maka Allah berkenan turun ke dunia menjadi Juruselamat.
“Maka ia akan beranakkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamakan Dia Yesus, karena Ialah yang akan melepaskan kaumnya daripada segala dosanya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:21).
~
SL
# Caroline 2013-10-07 15:22
*
Hai teman-teman, orang Islam itu sangat sukar percaya, ada orang bisa meninggalkan Islam karena mereka telah dicuci otak.

Coba buka mata dan search dari internet google atau wikipedia, bahwa ada Muslim yang pindah agama di dunia ini. Namanya pindah agama itu ada di semua agama.

Orang Islam itu paling fanatik, lihat saja di Malaysia sampai ada hukum sekali lahir Islam tidak boleh pindah agama. Indonesia masih mending. Hak memeluk agama adalah hak asasi manusia, masa pindah agama dilarang oleh pemerintah? Ini salah satu produk kefanatikan Islam yang paling nyata.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-06 09:15
~
Saudara Caroline,

Terima kasih untuk komentarnya, kiranya bermanfaat bagi pembaca artikel ini.
Kita layak bersyukur kepada Allah kalau pemerintah Indonesia saat ini masih memperhatik hak asasi
seseorang untuk memeluk sebuah agama.

Kita juga terus berdoa bagi pemerintah Indonesia, “sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-peme rintah yang ada, ditetapkan oleh Allah” (Injil, Surat Roma 13:1).
~
SL
# jeffri 2013-10-08 02:06
*
Tidak ada yang lebih dahsyat selain kuasa Tuhan Yesus Kristus, Dialah yang awal dan yang akhir. Amin
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-06 09:20
~
Saudara Jeffri,

Terima kasih untuk komentar saudara, kiranya saudara kita yang lain juga mengalami kehebatan kuasa Isa Al-Masih.

Kekuatan kuasa di dalam Isa Al-Masih tidak ada seorangpun yang dapat menyamainya sampai sekarang ini. Dan kekuatan kuasaNya tidak berubah sampai sekarang.

“Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya” (Injil, Surat Ibrani 13:8).

Jangan hanya mengenal kuasa-Nya saja tapi hiduplah di dalam Dia, kalau kita ingin mengalami kehebatan kuasa di dalam Isa Al-Masih.
~
SL
# RONALD 2013-10-17 22:51
~
Fakta bahwa Isa Al-Masih itu Tuhan adalah Dia datang ke dunia sama sekali tidak membawa agama apapun. Dia tidak berdosa, lahir tanpa melalui hubungan suami-istri. Hanya Isa Al-Masih, bukan semua nabi yang dihembusi Roh Allah. Dan kitab suci menuliskan bahwa Isa Al-Masih adalah Juruselamat.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-06 08:57
~
Saudara Ronald,

Kami setuju dengan komentar saudara, bahwa Isa Al-Masih Tuhan dan Juruselamat manusia.
Namun kalau tidak keberatan, bolehkah kami bertanya? Sudahkah saudara menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi?

“Sebab jika kamu mengaku de ngan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dal am hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan” (Injil, Surat Roma 10:9).
~
Slamet
# Boim 2013-10-21 17:59
~
Apakah orang itu akan masuk surga? Padahal menurut guru agama saya orang yang murtad akan masuk neraka dan tidak akan mendapat pertolongan dari Allah SWT
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-06 09:11
~
Saudara Boim,

Kalau umat Islam hanya sekedar pindah agama Kristen, mereka juga tidak akan masuk sorga. Karena tidak ada satu agamapun yang dapat memberi jaminan keselamatan. Agama hanyalah sebuah aturan yang dibuat oleh manusia untuk dapat mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Sedangkan kekristenan bukanlah sekedar masalah beragama. Bukan sekedar tahu bahwa Isa Al-Masih adalah Firman Allah yang telah menjadi manusia. Dan Isa Al-Masih telah mengorbankan diri-Nya mati disalib untuk menyelamatkan manusia dari dosa.

Kekristenan adalah Isa Al-Masih. Dan orang yang akan ke sorga adalah mereka yang menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)
~
Slamet
# wulan 2013-10-26 14:03
~
“Banyak yang dipanggil, sedikit yang dipilih” selamat anda telah terpilih sebagai pengikut Tuhan Yesus Kristus. Amin
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-06 09:00
~
Saudara Wulan,

Allah memang ingin memanggil sebanyak mungkin orang untuk hadir dalam kerajaan sorga, tetapi Dia tidak bisa dipaksa untuk menerima semua orang. Dia berdaulat penuh untuk memilih siapa yang boleh berbagi sukacita penuh dengan diriNya.
Bagaimana dengan saudara, percayakah bahwa saudara termasuk orang-orang pilihan Allah?

"Karena itu, saudara-saudara ku, berusahalah sungguh-sungguh , supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat 2 Petrus 1:10-11).
~
Slamet
# ijtihad firda 2013-10-29 05:02
*
Rupanya umat Muslim yang murtad telah didatangi jin yang menyerupai Isa Al-Masih. Mungkin penjawab juga begitu, jadi langsung percaya dia adalah Isa Al-Masih. Tapi kalau mualaf biasanya karena firman Allah lewat Al-Quran.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-06 09:04
~
Setan atau jin tidak akan pernah menyatakan kepada manusia bahwa Isa Al-Masih adalah Allah Sang Juruselamat manusia. Bahkan setan menolak tentang kematian Isa Al-Masih di kayu salib, serta kebangkitan-Nya dari antara orang mati.

Jadi kalaupun ada seseorang yang dapat mengaku bahwa Isa Al-Masih adalah Anak Allah yang hidup, itu karena Allah sendiri yang berkenan menyatakan kepadanya.

Dalam Kitab Suci Allah, Isa Al-Masih pernah bertanya kepada para murid-Nya tentang diri-Nya.
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini? Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup! Kata Yesus kepadanya: "Ber bahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga” (Injil, Rasul Besar Matius 16:15-17).
~
Slamet
# Jackman 2013-11-02 07:00
~
Yang murtad masih tingkatan rendah imannya. Apa ada mantan ustad/kyai asli yang murtad? Kalau mantan pendeta/biarawa ti yang masuk Islam sudah banyak.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-07 19:42
~
Seseorang yang rendah imannya dan hidup dalam keduniawian tidaklah mungkin dapat mengenal Isa Al-Masih dengan benar. Kehidupan rohani yang masih tercemar dan dinajiskan oleh dosa, sebenarnya mata hatinya masih “buta” untuk melihat hal-hal yang rohaniah.

Namun ketika seseorang membuka diri terhadap pekerjaan Roh Kudus dan Firman Allah maka ia akan mengalami proses pembaharuan dalam kehidupannya. Sehingga ia dimampukan untuk melihat keselamatan yang telah disediakan Allah bagi dirinya.

Ia dapat melihat melampaui apa yang nampak secara fisik dan mengalami kepuasan batin yang begitu dalam. Bahkan ketika Allah memanggilnya menuju keabadian, ia tidak takut tetapi malah menyambut-Nya “Sekarang, Tuhan, biar­kanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu” (Injil, Rasul Lukas 2:29-30).

Roh Kudus juga mengatakan bahwa di masa-masa yang akan datang, sebagian orang Kristen akan murtad, mengingkari Isa Al-Masih. ”Tetapi Roh   dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat  dan ajaran setan-setan (Injil, Surat 1 Timotius 4:1).
~
Slamet
# Abdul Abdul 2013-11-03 13:11
~
Semoga Allah mengampuni segala yang salah pada dirimu saudaraku, cepat kembalilah karena ajab Allah itu teramat pedih.
# Staff Isa dan Al-Fatihah 2013-11-07 19:44
~
Saudara Abdul,

Semua orang mencari selamat. Surat Al-Fatihah misalnya diserukan 17 kali sehari oleh umat Muslim kepada Allah adalah memohonkan petunjuk untuk menemukan “Jalan yang lurus”, jalan selamat yang bukan disesatkan setan atau yang dimurkai Allah.

Sampai saat ini umat Muslim masih terus mencari jalan tersebut setiap harinya. Di manakah “Jalan Lurus” itu dapat ditemukan? Tetapi Tuhan Alkitab telah mengajarkan di mana menemukannya: “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kau tempuh ...” (Zabur, Kitab Mazmur 32:8).

Namun keselamatan dalam iman Kristiani tidak merujuk kepada suatu permohonan dan pencaharian untuk menemukan keselamatan. Melainkan iman sebagai wujud tanggapan manusia terhadap panggilan ilahi Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih telah berkata: “Ikutlah Aku…” (Injil, Rasul Besar Matius 8:22). "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Matius Yohanes 14:6). 

Dan Al-Quran menyatakan bahwa orang-orang yang merespon terhadap panggillan Isa Al-Masih, bukanlah orang yang akan menerima azab Allah, melainkan orang-orang yang dimuliakan oleh Allah pada hari kiamat (Qs 3:55).
~
Slamet
 
Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
Pendaftar akan menerima secara cuma-cuma "Buku Doa Nabi-Nabi" yang membuat doa-doa kunci para nabi.
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%